Road To Borneo
Perjalanan dari Malang jam 12.00 (1/11) dari mabes dkross di terusan kayan A 136. menuju bandara Juanda sebagai titik awal rangkaian road to borneo. Untuk menghadiri acara silaturahmi Arema Borneo dan pengukuhan pengurus Arema Samarinda minggu, (2/11) di Lapangan Parkir Stadion Segiri.
Sampai di bandara juanda pukul 4.15 wib sebuah perjalanan yang melelahkan karena sempat terjebak macet di daerah pasar porong Sidoarjo
Pesawat landing ukulĀ 17.40 menuju bandara sepinggan Balikpapan. penerbangan pun berjalan aman, meskipun ocehan sam Deni yang sedang kubam cukup membuat kami deg-deg-an. “Pesawate ambyuk, mesine mati,” teriak sam deni..yang membuat pucat seluruh penumpang.
Selain takut, ternyata ini juga membuat kami ketawa terpingkal-pingkal, karena merasa menjadi kaum paling udik.
sampai di bandara sepinggan pukul 18.00 WITA , rombongan dkross langsung disambut oleh Persiba Fans Club dan beberapa perwakilan Balistik serta “Batalyon Satu Jiwa Samarinda”.
pakaian biru laut ala angkatan udara, awalnya kami pikir mereka adalah aremania yang menjadi anggota TNI. Tapi saat mata kami melihat tanda pangkat serta emblem di lengan yang berbentuk singa serta tulisan Satu jiwa. Baru kami menyadari jika mereka adalah satgas Arema Borneo.
“Edan ini benar-benar edan sam, nang kene malah ono satgase pisan,” ujar Surtato, salah satu dedengkot Aremania yang ikut dalam rombongan dkross yang terkejut.
Tak lama setelah itu kami pun melanjutkan perjalanan menuju Samarinda melalui jalur darat sekitar 2 jam melalui bukit Suharto yang kaya akan batubara. harap diketahui saja jalan raya Balikpapan menuju Samarinda sangat jelek sekali sehingga membuat kami kurang nyaman dalam menikamati perjalanan. Apalagi tidak ada lampu jalan.
Di Samarinda kami datang tepat pukul 11.00 wib atau jam 12.00 wita kami pun langsung masuk ruangan hall di hotel Mesra untuk beramah tamah dengan panitia, masyarakat arema Borneo, muspida kota dan kabupaten Malang yang juga diundang. heit….ada sam Ot yang sudah ngantuk menunggu kami…i love you sam…
oiya sam Anto Baret diundang sebagai salah perwakilan Arema Batavia…sekaligus salah satu menjadi salah satu aditional vokal dkross.
sejarah dkross pun kembali teraut melakukan check sound pada pukul 2 dini hari, dengan stamina yang nyaris drop….dan kualitas sound yang jauh dari yang kami harapkan. Namun kami akan tetap menyuguhkan sem maksimal mungkin sebagai bagian profesionalitas kami dan keinginan memberikan yang terbaik bagi arodes-arodes yang ada di perantauhan.
tanks sam syamsul (bos Arema Borneo)….yang sudah mengundang kami….tanks buat seluruh warga Arema di KALTIM….
nuwus S1j

nuwus respone bhe….apapun komentar anda terima kasih….sudah merespon kami, ini cara kami…mungkin itu cara umak…